Cara Menghitung Duty and Tax Melalui EMKL Services

  • (0)
  • 17
    Jun
  • Author : PT. Semultic WTP Logistics Indo Category : News

Cara menghitung bea cukai/tax menggunakan COURIER SERVICE

Berikut adalah contoh perhitungan pajak atau bea cukai jika menggunakan pengiriman dengan SEMULTIC . Sebagai contoh Nilai barang didalam invoice (USD 224.97).

Nilai Dasar Perhitungan Bea Masuk = Cost + Insurance + Freight

 

Cost = Nilai barang didalam invoice (USD 224.97)

 

Insurance = ditentukan oleh IATA (International Air Transport Association) yang merupakan perhitungan asuransi secara otomatis untuk pengiriman melalui udara dan asuransi yang dimaksud berbeda dengan asuransi barang kiriman yang dibebankan ke pengiriman pada saat barang dikirim.  perhitungan untuk Insurance : (C+F) x 0.5% = 1.62

 

Freight = perhitungan biaya kirim yang telah ditentukan oleh IATA.  Estimasi atau perkiraan perhitungan freight berdasarkan IATA untuk berat kiriman 1 kg dari negara asal USA adalah USD 150

 

Perkiraan tarif pos yang akan digunakan untuk jenis kiriman yang dimaksud : 8522.90.4000 dengan bea masuk 5% dan PPN 10%.

C + I + F = 224.97 + 1.62 + 150 = USD 376.59                   P-05 = USD 50

 

NDPBM = CIF x kurs dari Bea Cukai (dimana kurs ini akan selalu berbeda dalam setiap minggu dan kurs yang digunakan dapat ditemukan juga dalam situs Bea Cukai Indonesia di alamat www.beacukai.go.id) atau di situs ini.

 

kurs dari Bea Cukai untuk minggu lalu (30 Agustus – 5 September 2010) : Rp 8982 maka NDPBM-nya : USD 326.59 x Rp. 8982 = Rp. 2.933.431.38

 

Bea Masuk (BM)                     :  5 % X Rp. 2,933,431.38  = Rp.   146,672

PPN (Pajak Pertambahan Nilai)      : 10 % X Rp. 3,080,103      = Rp.   308,010

PPH (Pajak Penghasilan)            : 15%  X Rp   3,080,103     = Rp     462,016

Jumlah Bea masuk yang ditagihkan   : Rp 916.698